Ingatan tentang Kalian

Dalam ranah yang mereka sebut keabadian
Aku bersemayam bersama ingatan tentang kalian
Kudekap dan kuucap namamu satu demi satu
Sebelum lautan cahaya melarutkan kita dan waktu
Walau tiada aksara di sana
Walau tiada wujud yang serupa
Tanpa pernah tertukar aku menemukanmu semua
Sebagaimana engkau semua menemukanku
Empat, lima, dan enam
Berapapun banyaknya kita tersempal
Perlahan lebur menjadi tunggal
Dua, satu, dan kosong
Bersama kita lenyap menjadi tiada

Dalam ranah yang mereka sebut kehidupan,
Aku dan kalian menangis dan meregang di antara ruang
Aku dan kalian tersesat dalam belantara nama dan rupa
Masihkah kau mengenali aku?
Masihkah aku mengenalimu?
Jiwa kita tertawa dan berkata:
Berjuta kelahiran dan kematian telah kita dayakan,
Berjuta kata dan sabda telah kita ucapkan,
Berjuta wadah dan kaidah telah kita mainkan,
Hanya untuk tahu tiada kasih selain cinta
Dan tiada jalinan selain persahabatan
Meski tak terkira banyaknya nama dicipta
Meski tak terhingga rasa menjadi pembeda
Aku akan menemukanmu semua, sebagaimana engkau semua menemukanku
Sahabat, jika kita berpecah raga
Satu, jika kita memadu raga
Tiada, jika hanya jiwa

Inilah kenangan yang kucuri simpan
Saat kubersemayam dalam ranah yang mereka sebut keabadian

Inilah kenangan yang kusisipkan di sela-sela mentari dan bulan
Yang kelak mereka bisikkan saat kucari kalian
Dalam belantara yang dinamai kehidupan

Ingatan pertama dan terakhir
Yang mengikuti saat aku terlahir
Yang bersembunyi hingga kalian semua hadir
Yang menemani saat udara usai mengalir

Cinta dan sahabat
Sahabat dan cinta
Itulah jiwa yang terpecah dengan sederhana

Sisanya fana

(Dibacakan pada acara Dove “Real Beauty Real Friends”, 4 Okt 2006)

7 Comments

  1. cing said,

    October 15, 2006 at 9:30 pm

    Colourfully Mess!
    Friend is such a creation of endless complicated mystery.. we never know what next hours would bring us. Many dimentions of friend’s heart just appear as we never guess it..

    sometime they’re very inspiring, sometime they give us a thoughtful experience,
    sometime they decorate colourfully our life but…
    sometime they’re just so annoying or even irritating, it depends on our perspective. just put it as comfort as we feel;)

  2. Anonymous said,

    October 30, 2006 at 9:14 am

    friend?remembering me about someone that always there, it’s my self
    yup,u r the nearest frien U have!
    how can U love someone if U even don’t love Your self
    once time U get it, U know it can’t let U go, just make You’ll stay

    it won’t trap U, it just catch You n shall set U free

    love is a land without any ocean contain hate

    it just make U RICH!

  3. Anonymous said,

    November 14, 2006 at 9:14 pm

    friend is someone who stands beside u, not in front of u. . .
    if u need somebody to talk to, to share laughter and pain,,
    i’m not ready if i die tonight, because tomorrow i can’t share my all with my friends. .
    share our love with them
    ;)
    keep on rockin’, dee…

  4. unLikeLY angeL said,

    November 14, 2006 at 9:15 pm

    kawan berkawan..
    ttg semua partikel di bumi ini yg merenungkan keHidupan..

    aku harus segera sadar..

    bahwa manusia akan datang dan pergi

    mungkin sudah waktunya dia pergi

    mungkin dia lupa menyapaku ketika aku tersedu

    atau semua “hanya” untuknya..

    hanya sebuah pertemuan

    setelah ini ak akan menemui banyak hal atau jasad2 bernyawa lebih banyak lagi..

    dan semoga aku tak merindukannya…

    seorang kawan yang kukira akan berkawan..

    ya semoga…

    sedikit jengah tapi masih berharap…

    kutelan bersamaan

  5. unLikeLY angeL said,

    November 14, 2006 at 9:16 pm

    kawan berkawan..
    ttg semua partikel di bumi ini yg merenungkan keHidupan..

    aku harus segera sadar..

    bahwa manusia akan datang dan pergi

    mungkin sudah waktunya dia pergi

    mungkin dia lupa menyapaku ketika aku tersedu

    atau semua “hanya” untuknya..

    hanya sebuah pertemuan

    setelah ini ak akan menemui banyak hal atau jasad2 bernyawa lebih banyak lagi..

    dan semoga aku tak merindukannya…

    seorang kawan yang kukira akan berkawan..

    ya semoga…

    sedikit jengah tapi masih berharap…

    kutelan bersamaan

  6. Anonymous said,

    January 17, 2007 at 1:43 am

    that’s what friends are for
    (blog.360.yahoo.com/laraskanti)

    to share with you the wonder of words and world
    a friend is a star in the universeit shines thru every darknessit’s a flower on earthit soothes every sadnessit’s lightit’s joyhappy new yearlittle prince
    to share your bad habit :)
    …btw, cintaku tergenapi malam ini. anthon membacakan sabda yang indahtentang tikus dan bagaimana kita dapat berbicara dengan tikus, lalat dan kecoakkutip dari mia schmallenbachbukune langsung aku rampok, huahaha!
    cing

    to share his/her burden without failing to leave a smile for youterasa begitu capenya saya akhir-akhir ini..tidak tahu kenapa, tapi rasa2nya begitu cape dan tidak berdaya..hehehehe
    semut merah

    to share your questions
    saya tidak tahu mau jawab turut bersuka cita atau berduka cita atas kejadian ini…tuhan berkati, apakah tuhan mngijinkan hal seperti ini? terkadang saya agak bingung..
    reii
    to ‘qi1fu4 ni’ :)
    alooo tc saya ngirim skripsiku yang sdg k kukerjakan, jika tidak ada hal yang memberatkan atau merepotkan, tlg diliat2. coz tc td siang bilang lg liat2 bk psi pertumbuhan yah?
    chief professor-anthon

  7. chindy said,

    June 4, 2007 at 7:29 am

    Kamis, 24juni07(12.10)Mama Ocha bercerita pada saya….

    Sebenarnya tak sengaja, Ocha bermain lempar2an keping puzzle, ee..nimpuk mata Mamae. Biasanya Ocha akan langsung spontan minta maaf, kali ini entah kenapa Ocha diam saja. Mama’e ngeloyor ke garasi. Ocha manggil2 Mamaah..Mama tidak menyahut, giliran mama yg diam saja..sambat pada bude Tiwi,’tek ne ae Wi,sampai dia minta maaf’
    Sadar kalo mama marah, Ocha ajak neneknya nemeni ke garasi nyusul mama. Gondeli mlipir2 dibokong nenek, Ocha mendekati mama..
    tur nubruk ngambil tangan mama, dicium dan nempelin pipinya pada pipi mamanya..tanpa kata..
    Mama sengaja diam saja, Ocha salah tingkah krn mama msh diam.Ocha tur sambat,”aku ud minta maaf kok mah”..
    “lha kok ora diomongke?” jawab mama
    “Ud kok mah tp ora ta’suarake”, jawab Ocha diplomatis..
    sa omah ger-geran dengerin celetukan Ocha;)

    Maaf ..
    Jembatan m’hantar maklum mencairkan rasa tak sreg
    Maaf terlontar oleh..
    desakan suara hati yg merasa sesuatu yg tak semestinya telah terjadi
    Maaf..
    Bukan semata untaian kata menggantung di bibir. Kepleset kata, kebablasan sikap, nada suara tak sengaja sumbang, kadung berprasangka, nyata bisa dirasakan dan diikuti datang dan perginya dlm diri. Jika mau buka mata, arus sadar hadir hingga ketika tali sadar dikencangkan, rasa sesal akan pengalaman pahit pernah menyinggung, menyakiti, bersikap yg kurang pantas, pongah, gede rumangsa atau mentang2 hingga kurang bisa menghargai..dengan sendirinya mendidik mulut, pikiran dan kelakon agar tdk mengulang teledor yg sama..inilah maaf yg tidak basi,tidak obralan
    Maaf jua..
    Ujud sesal dan janji..semoga tidak akan ada guratan kelam yang kedua..
    Maaf akhirnya adalah..
    sang penjaga tautan tali silaturahmi, ketika waktu mengijinkan kembali bersua, senyum dapat tetap ditarik tanpa ganjelan;)
    mogi-mogi maaf memelihara sahabat tetaplah sahabat..kawan tetaplah kawan, meski sandungan pernah ada diantaranya

Post a Comment