<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: </title>
	<atom:link href="http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/</link>
	<description>an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Dec 2011 03:58:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: na_</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-2256</link>
		<dc:creator>na_</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 07:10:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-2256</guid>
		<description>TWO THUMBS UP ! !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TWO THUMBS UP ! !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: radith pratama</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-2251</link>
		<dc:creator>radith pratama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 12:34:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-2251</guid>
		<description>cinta,, sebuah kata yang dapat di mengeri meski tanpa bunyi tanpa huruf dan tanpa kata - kata...

mbak dee.. keren... aku suka lagu n cerpenya &quot;peluk&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>cinta,, sebuah kata yang dapat di mengeri meski tanpa bunyi tanpa huruf dan tanpa kata &#8211; kata&#8230;</p>
<p>mbak dee.. keren&#8230; aku suka lagu n cerpenya &#8220;peluk&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: chindy</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-504</link>
		<dc:creator>chindy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jan 2007 10:01:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-504</guid>
		<description>Hari ini, selasa 2 jan 2007, bermula iseng kirim sms met taon baru ama Anin, buntut&#039;e jadi perang doa deh,hehe..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anin ngotot doain ben narjiku sembuh, soale mnurut&#039;e kenarjianku wes ambrol jarum penunjuk meteran&#039;e, kelewataaan,hehe..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Balasan saya: Eee, Ndu&#039; narji itu nyawa tiap penyair. ne g narji bisa mandul kreativitas&#039;e;) perihal Narji, Reza sang terapis holistik bertutur, Cantik itu dia yang tidak akan bertanya lagi apakah dia Cantik. Dia mampu mencintai dirinya apa adanya, mengakui dirinya secara penuh, utuh. Dia juga cinta abiezz pada dirinya, mandiri, dan dicinta bukan prioritas kalaupun ada yang mencintainya, itu semata compliment, bonus. Menurutku, Karena cinta dalam dirinya wes keba&#039; turah tumpah sampe luber kemana-mana, alias tak kekurangan cinta. Baginya mencinta tak bocor, tak tekor bila tanpa pamrih. Mencinta tanpa nuntut dicinta karena dengan mencinta pasti dicinta, ceilee..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini, selasa 2 jan 2007, bermula iseng kirim sms met taon baru ama Anin, buntut&#8217;e jadi perang doa deh,hehe..</p>
<p>Anin ngotot doain ben narjiku sembuh, soale mnurut&#8217;e kenarjianku wes ambrol jarum penunjuk meteran&#8217;e, kelewataaan,hehe..</p>
<p>Balasan saya: Eee, Ndu&#8217; narji itu nyawa tiap penyair. ne g narji bisa mandul kreativitas&#8217;e;) perihal Narji, Reza sang terapis holistik bertutur, Cantik itu dia yang tidak akan bertanya lagi apakah dia Cantik. Dia mampu mencintai dirinya apa adanya, mengakui dirinya secara penuh, utuh. Dia juga cinta abiezz pada dirinya, mandiri, dan dicinta bukan prioritas kalaupun ada yang mencintainya, itu semata compliment, bonus. Menurutku, Karena cinta dalam dirinya wes keba&#8217; turah tumpah sampe luber kemana-mana, alias tak kekurangan cinta. Baginya mencinta tak bocor, tak tekor bila tanpa pamrih. Mencinta tanpa nuntut dicinta karena dengan mencinta pasti dicinta, ceilee..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: chindy</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-499</link>
		<dc:creator>chindy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2006 10:09:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-499</guid>
		<description>Semalam Sherly bercerita, putri temannya Zaiya (2,5thn) punya kebiasaan jerit selengking-lengkingnya tapi tidak pernah lama, paling cuma 3-4menit. Bila wajahnya sudah nempel di dada atau pundak ibunya, seketika itu juga tangisnya reda, wajahnya akan diusap-usap di sana. Pernah Zaiya, saat nangis, dalam sela isaknya dia berkata,&quot;Bundaaa, Zayaa cinta Bunda..Bunda... cinta itu apa?&quot; Spontan semua gerr mendengarnya...cah cilik iki gemesin tenin;) &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;      Cinta itu apa? Hmm...ehm...hmm lagi...hehe, maksudmu apa sih cing...Cinta? Opung temen saya bilang puncak nikmat dunia, ya saat kalian kawin kelak...hmm, rasane idem dengan apa yang dituangkan Plato dalam karyanya Symposium. Cinta ada 2, Cinta birahi, puncaknya lestarinya keturunan dan cinta antara guru dan murid yang puncaknya adalah lestarinya kebijaksanaan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;    Gerak hati manusia umumnya bergerak dalam dua jalur ini. Mau ikut yang mana monggoo. Ada yang sudah berada pada tepian cinta platonik..cinta yang telah melangkah jauh meninggalkan cinta birahi. Seks tawar baginya. Cintanya telah mengembang sedemikian rupa bak diberi fermipan, cintanya merembes kemana-mana. Bukan obral cinta lo! Tapi telah menjadi cinta itu sendiri, telah satu dalam semua. cinta yang altruis. Naifkah ulasan ini? Tentu tidak sobat, seorang sahabat kecil kita yang lain, Vina namanya,  berusia 4 tahun. Saat dikelas menggambar, Sherly meminta mereka menggambar orang-orang yang mereka cintai. Semua mulai menggambar, Sherly berkeliling mendekati mereka satu persatu mengamati apa yang mereka gambar. Saat di meja Vina, ada gambar 2 orang, satu perempuan, satu laki-laki. Itu gambar papa dan mama Vina saat ditanya namun Vina balik bertanya pada Sherly, &quot;Bu Sherly, Vina boleh gambar mang Udin g?&quot;boleh, jawab Sher. &quot;klo Mpo Inah?&quot;boleh. Andi boleh Bu? boleh sayang, jawab Sherly. Belum selesai, Vina masih tanya,&quot;pohon kakek boleh ngga Bu?&quot; Alhasil gambar Vina numpuk, penuh. Naluri mencinta no border, no limit, ngendon dalam diri siapa saja. Tinggal mau di expand atau tidak. Cinta yang penuh kehati-hatian, cinta yang membangun kualitas benih kemanusiaan, cinta yang tau arti sakit hingga tidak akan menyakiti, cinta yang bergerak bebas dalam naluri nurani.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semalam Sherly bercerita, putri temannya Zaiya (2,5thn) punya kebiasaan jerit selengking-lengkingnya tapi tidak pernah lama, paling cuma 3-4menit. Bila wajahnya sudah nempel di dada atau pundak ibunya, seketika itu juga tangisnya reda, wajahnya akan diusap-usap di sana. Pernah Zaiya, saat nangis, dalam sela isaknya dia berkata,&#8221;Bundaaa, Zayaa cinta Bunda..Bunda&#8230; cinta itu apa?&#8221; Spontan semua gerr mendengarnya&#8230;cah cilik iki gemesin tenin;) </p>
<p>      Cinta itu apa? Hmm&#8230;ehm&#8230;hmm lagi&#8230;hehe, maksudmu apa sih cing&#8230;Cinta? Opung temen saya bilang puncak nikmat dunia, ya saat kalian kawin kelak&#8230;hmm, rasane idem dengan apa yang dituangkan Plato dalam karyanya Symposium. Cinta ada 2, Cinta birahi, puncaknya lestarinya keturunan dan cinta antara guru dan murid yang puncaknya adalah lestarinya kebijaksanaan.</p>
<p>    Gerak hati manusia umumnya bergerak dalam dua jalur ini. Mau ikut yang mana monggoo. Ada yang sudah berada pada tepian cinta platonik..cinta yang telah melangkah jauh meninggalkan cinta birahi. Seks tawar baginya. Cintanya telah mengembang sedemikian rupa bak diberi fermipan, cintanya merembes kemana-mana. Bukan obral cinta lo! Tapi telah menjadi cinta itu sendiri, telah satu dalam semua. cinta yang altruis. Naifkah ulasan ini? Tentu tidak sobat, seorang sahabat kecil kita yang lain, Vina namanya,  berusia 4 tahun. Saat dikelas menggambar, Sherly meminta mereka menggambar orang-orang yang mereka cintai. Semua mulai menggambar, Sherly berkeliling mendekati mereka satu persatu mengamati apa yang mereka gambar. Saat di meja Vina, ada gambar 2 orang, satu perempuan, satu laki-laki. Itu gambar papa dan mama Vina saat ditanya namun Vina balik bertanya pada Sherly, &#8220;Bu Sherly, Vina boleh gambar mang Udin g?&#8221;boleh, jawab Sher. &#8220;klo Mpo Inah?&#8221;boleh. Andi boleh Bu? boleh sayang, jawab Sherly. Belum selesai, Vina masih tanya,&#8221;pohon kakek boleh ngga Bu?&#8221; Alhasil gambar Vina numpuk, penuh. Naluri mencinta no border, no limit, ngendon dalam diri siapa saja. Tinggal mau di expand atau tidak. Cinta yang penuh kehati-hatian, cinta yang membangun kualitas benih kemanusiaan, cinta yang tau arti sakit hingga tidak akan menyakiti, cinta yang bergerak bebas dalam naluri nurani.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fahmi</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-498</link>
		<dc:creator>fahmi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Dec 2006 04:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-498</guid>
		<description>Yes. Life is dream. Sekarang saya hanya ingin tidur ... tenang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yes. Life is dream. Sekarang saya hanya ingin tidur &#8230; tenang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: konnyaku</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-493</link>
		<dc:creator>konnyaku</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2006 06:29:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-493</guid>
		<description>T_T&lt;br/&gt;thanks goodness there isnt any no crying policies at the office.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;always love your writings :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>T_T<br />thanks goodness there isnt any no crying policies at the office.</p>
<p>always love your writings <img src='http://www.dewilestari.com/b/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SN Hakim</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2006/12/09/45/comment-page-1/#comment-492</link>
		<dc:creator>SN Hakim</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2006 02:28:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=45#comment-492</guid>
		<description>Kebalkan saya SN Hakim, seorang pria yang baru dan sedang belajar menulis.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Cerpenmu &quot;peluk&quot; mengalir cepat seperti meteor. Apakah begitu juga dengan ide-ide Mba Dewi dalam setiap menuangkan ide-ide dalam tulisanmu? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apakah proses berfikir seorang penulis mesti berhubungan dengan pengalaman hidup? Atau sekedar membuat &quot;permainan rasa&quot; yang tertata cantik dalam kemampuan berbahasa? Ataukah ada jurus lain?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kebalkan saya SN Hakim, seorang pria yang baru dan sedang belajar menulis.</p>
<p>Cerpenmu &#8220;peluk&#8221; mengalir cepat seperti meteor. Apakah begitu juga dengan ide-ide Mba Dewi dalam setiap menuangkan ide-ide dalam tulisanmu? </p>
<p>Apakah proses berfikir seorang penulis mesti berhubungan dengan pengalaman hidup? Atau sekedar membuat &#8220;permainan rasa&#8221; yang tertata cantik dalam kemampuan berbahasa? Ataukah ada jurus lain?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

