<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: </title>
	<atom:link href="http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/</link>
	<description>an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Dec 2011 03:58:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Rahka Lioe</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-2282</link>
		<dc:creator>Rahka Lioe</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 02:21:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-2282</guid>
		<description>wahh.. tahun ini Thay berkesempatan mengadakan Retreat di Indonesia.. berminat..???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wahh.. tahun ini Thay berkesempatan mengadakan Retreat di Indonesia.. berminat..???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arif</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-1008</link>
		<dc:creator>arif</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 05:29:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-1008</guid>
		<description>mbak novelnya keren banget, aku suka. 
terkadang memang pembagian cerita dengan alur berkeping keping sangat aku gemari. 
membuat logika keluar berpikir, multidimensional, 

boleh tahu alamat email mbak? 
mohon dijawab ya mbak. 

salam
albertvord@yahoo.co.id</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbak novelnya keren banget, aku suka.<br />
terkadang memang pembagian cerita dengan alur berkeping keping sangat aku gemari.<br />
membuat logika keluar berpikir, multidimensional, </p>
<p>boleh tahu alamat email mbak?<br />
mohon dijawab ya mbak. </p>
<p>salam<br />
<a href="mailto:albertvord@yahoo.co.id">albertvord@yahoo.co.id</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pencerahan</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-1007</link>
		<dc:creator>pencerahan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 10:08:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-1007</guid>
		<description>best comment of the best above !!  I will try to explore my mind to find out the REAL TRUTH..oh God, please Help me to the straight path of YOURS!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>best comment of the best above !!  I will try to explore my mind to find out the REAL TRUTH..oh God, please Help me to the straight path of YOURS!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lagi, bingung</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-926</link>
		<dc:creator>lagi, bingung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 15:20:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-926</guid>
		<description>betul, tambah bingung nih..kebanyakan ajaran spiritual hanya mengajarkan tertentu saja..tidak lengkap,yaitu sisi spiritual saja.tidak ada nilai tambahnya untuk pencerahan. hanya pencerahan dispiritual (kalau ini sih sungguh sangat subyektif sekali sifatnya, sehingga tak heran banyak sekali paham agama dan kepercayaan, mistik, singkretisme dll dan ini berpotensi perpecahan dan sudah terbukti pecah)..tidak ada pencerahan bagi otak utk berpikir, akal utk menimbang.coba ajaran spiritual tu ada sisi ilmiahnya jg dong, yg diakui oleh seluruh pakar, yg bisa dipertanggungjawabkan, universal. padahal kan keduanya kudu imbang/balance..saya yaqin dengan CARA inilah satu-2nya yg bisa MENYATUKAN UMAT MANUSIA--agama yg Ilmiah--coba, selain spiritual ada ga yang dikitab suci menyebut tema ttg atom, galaksi, big-bang, 7 lapis langit-bumi,laut tawar-laut asin, fenomena alam, mengatur hubungan manusia dg manusia disuruhnya manusia belajar, bekerja, kawin, perbanyak keturunan, hub manusia dg alamnya, hub manusia dengan waktu: hari ini,futuristik dan masa lalu, kriminalitas, teknologi, hukum, ekonomi dlsb. untuk masing-masing tema ga perlu DETAIL deh, minimal Global aja/generalnya, atau minimal bisa dibuktikan secara Ilmiah.Ada ga?kalo ada, ini baru ajaran komplet,sempurna yg dibuat oleh Yang Maha Sempurna..yg wajib diikuti, ga perlu mencari cara/ajaran lain lagi! kalau masih mencari-cari,campur sana-campur sini, berarti masih ada yg ga beres dengan diri ini. ibaratnya seorang chef top nomor wahid didunia bikin masakan yg sudah sgt lezat,bumbunya sudah sgt komplet,pokoknya sgt terkenal didunia, sgt digandrungi mulai dari artis-pejabat hingga org awam,masih perlukah kita tega campur lagi masakan td dg yg lain, apalagi dengan resep yg asal-asalan??! tentu tidak, betul? even kepikiran juga malah tidak juga kan? ....nah dlm rohanipun perlu dikasih &#039;makanan&#039; yg kudu lebih lengkap / sempurna lagi bumbunya karena rohani meliputi : OTAK-AKAL, JIWA, NAFSU dan HATI NURANI. so, mari kita semangatkan diri mencari Kebenaran Hakiki,bukan kebenaran semu! JANGAN SALAH JALAN..JANGAN IKUT-IKUTAN..! biarkan hati nurani menerima cahayaNya….</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul, tambah bingung nih..kebanyakan ajaran spiritual hanya mengajarkan tertentu saja..tidak lengkap,yaitu sisi spiritual saja.tidak ada nilai tambahnya untuk pencerahan. hanya pencerahan dispiritual (kalau ini sih sungguh sangat subyektif sekali sifatnya, sehingga tak heran banyak sekali paham agama dan kepercayaan, mistik, singkretisme dll dan ini berpotensi perpecahan dan sudah terbukti pecah)..tidak ada pencerahan bagi otak utk berpikir, akal utk menimbang.coba ajaran spiritual tu ada sisi ilmiahnya jg dong, yg diakui oleh seluruh pakar, yg bisa dipertanggungjawabkan, universal. padahal kan keduanya kudu imbang/balance..saya yaqin dengan CARA inilah satu-2nya yg bisa MENYATUKAN UMAT MANUSIA&#8211;agama yg Ilmiah&#8211;coba, selain spiritual ada ga yang dikitab suci menyebut tema ttg atom, galaksi, big-bang, 7 lapis langit-bumi,laut tawar-laut asin, fenomena alam, mengatur hubungan manusia dg manusia disuruhnya manusia belajar, bekerja, kawin, perbanyak keturunan, hub manusia dg alamnya, hub manusia dengan waktu: hari ini,futuristik dan masa lalu, kriminalitas, teknologi, hukum, ekonomi dlsb. untuk masing-masing tema ga perlu DETAIL deh, minimal Global aja/generalnya, atau minimal bisa dibuktikan secara Ilmiah.Ada ga?kalo ada, ini baru ajaran komplet,sempurna yg dibuat oleh Yang Maha Sempurna..yg wajib diikuti, ga perlu mencari cara/ajaran lain lagi! kalau masih mencari-cari,campur sana-campur sini, berarti masih ada yg ga beres dengan diri ini. ibaratnya seorang chef top nomor wahid didunia bikin masakan yg sudah sgt lezat,bumbunya sudah sgt komplet,pokoknya sgt terkenal didunia, sgt digandrungi mulai dari artis-pejabat hingga org awam,masih perlukah kita tega campur lagi masakan td dg yg lain, apalagi dengan resep yg asal-asalan??! tentu tidak, betul? even kepikiran juga malah tidak juga kan? &#8230;.nah dlm rohanipun perlu dikasih &#8216;makanan&#8217; yg kudu lebih lengkap / sempurna lagi bumbunya karena rohani meliputi : OTAK-AKAL, JIWA, NAFSU dan HATI NURANI. so, mari kita semangatkan diri mencari Kebenaran Hakiki,bukan kebenaran semu! JANGAN SALAH JALAN..JANGAN IKUT-IKUTAN..! biarkan hati nurani menerima cahayaNya….</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bingung</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-925</link>
		<dc:creator>bingung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2008 07:47:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-925</guid>
		<description>kadang-kadang saya bingung, apa betul yang sudah saya jalani??apa sudah di &#039;jalan lurus&#039; ?? apa sudah sesuai dengn yang maunya Tuhan ??jangan-jangan cuma maunya nafsu-diri sendiri karena mau diri ini banyak?uncountable!! sekian milyar manusia didunia ini so pasti sekian milyar juga maunya dan cara utk memperolehnya.soalnya banyak orang yg ngaku-ngaku sudah benar, paling benar. adakah semuanya itu bisa disatukan dengan cara dan metode yg benar?karena dengan itulah pasti kita akan selamat semua.Dan adakah ajaran yang sempurna?yang tertuang dikitab suci dari masalah atom hingga jagad raya ini?dari masalah hubungan antara manusia, manusia dengn makhluk lain sehari-hari hingga masalah ritual ibadah?kita tdk ingin sekedar ajaran yg mengatur masalah rohani saja.ajaran yg sempurna!tolong carikan ajaran yg detil, yg mengurus dari atom hingga JAGAD RAYA ini!kenapa? karena itu semua punya TUHAN juga kan?yg perlu diatur oleh aturanNya?mustahil TUHAN hanya mengtur urusan manusia saja..betul??ajaran yg membumi, yg aktual-faktual, bukan ajaran yg menyruh kita menjauh dri realita.ajaran yg sesuai dengan kodrat.yg menyuruh nikah,pnya anak,bekerja dan membaur dengan lingkungan dll.sekali lagi adakah ajaran yg mengaturnya?PASTI ADA! karena TUHAN Maha SEMPURNA! Dia ingin makhluknya bahagia dengan kesempurnaan dan kekekalan.kita tidak ingin setengah-setengah.krn nanti hasilnya jg setengah-setengah.we find out what GOD WANTS not WE WANT!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kadang-kadang saya bingung, apa betul yang sudah saya jalani??apa sudah di &#8216;jalan lurus&#8217; ?? apa sudah sesuai dengn yang maunya Tuhan ??jangan-jangan cuma maunya nafsu-diri sendiri karena mau diri ini banyak?uncountable!! sekian milyar manusia didunia ini so pasti sekian milyar juga maunya dan cara utk memperolehnya.soalnya banyak orang yg ngaku-ngaku sudah benar, paling benar. adakah semuanya itu bisa disatukan dengan cara dan metode yg benar?karena dengan itulah pasti kita akan selamat semua.Dan adakah ajaran yang sempurna?yang tertuang dikitab suci dari masalah atom hingga jagad raya ini?dari masalah hubungan antara manusia, manusia dengn makhluk lain sehari-hari hingga masalah ritual ibadah?kita tdk ingin sekedar ajaran yg mengatur masalah rohani saja.ajaran yg sempurna!tolong carikan ajaran yg detil, yg mengurus dari atom hingga JAGAD RAYA ini!kenapa? karena itu semua punya TUHAN juga kan?yg perlu diatur oleh aturanNya?mustahil TUHAN hanya mengtur urusan manusia saja..betul??ajaran yg membumi, yg aktual-faktual, bukan ajaran yg menyruh kita menjauh dri realita.ajaran yg sesuai dengan kodrat.yg menyuruh nikah,pnya anak,bekerja dan membaur dengan lingkungan dll.sekali lagi adakah ajaran yg mengaturnya?PASTI ADA! karena TUHAN Maha SEMPURNA! Dia ingin makhluknya bahagia dengan kesempurnaan dan kekekalan.kita tidak ingin setengah-setengah.krn nanti hasilnya jg setengah-setengah.we find out what GOD WANTS not WE WANT!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jo Priastana</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-612</link>
		<dc:creator>Jo Priastana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 13:00:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-612</guid>
		<description>setiap hari adalah ritual kesadaran. satu kalimat ini yang yang dapat saya petik sebagai benang hijau pengalaman dee pelatihan meditasi TNH. setiap saya temukan TNH entah bukunya orang nyebut tentangnya atau apa saja termasuk info meditasi di HK rasanya selalu mendatangkan hal yang baru dan menyentakkan saya. semula saya kira TNH adalah aktivis yang lebih bergerak di ranah sosial (politik) dengan berlandaskan pada spiritualitas sperti halnya sulak sivaraksa di thailand, pandangan spti ini memang amat saya butuhkan untuk para aktivis dan memberi wajah sosial Buddhism, tapi ini buyar setelah dalam suatu kesempatan saya memperoleh komentar dari rekan saya di STT pak pendeta Martin Lukito bahwa THN lebih spiritualis keimbang Sulak. barulah saya melihat dimensi spiritual dati TNH yang semakin dalam; hukum hidup ketergantungan yang memang menjelaskan fenomena manusia secara filosofis yang semula saya alihkan untuk melihat fenomena ketergantungan secara sosial politik khususnya dengan memadukan teori ketergantungan Johan Galtung untuk melihat pemiskinan negara dunia ketiga oleh negara kaya, saya belokkan kembali menjadi sungguh spiritual dalam arti kelana suffering manusia. hari ini saya temukan setiap hari ritual kesadaran dari dee. saya masih menikmati istilah ini diantara bacaan saya belakangan ini tentang kesadaran, dan membaca lebih dalam tentang ritual keagamaan itu sendiri. masih dalam proses ketegangan namun rasanya asyik. istilah dee tidak membangkitkan tapi seperti embun yang menetes diatas kap mobil saya yang setiap pagi saya cicipi (bila embun itu memang datang,diantara gersangnya lingkungan yang sampai embun saja sulit kita temui) kalimat dee membawa ke masa kanak saya dimana embun itu berhamparan di depan rumah! saya nikamti, entah apakah terus dihari-hari depan. thks. Jo P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setiap hari adalah ritual kesadaran. satu kalimat ini yang yang dapat saya petik sebagai benang hijau pengalaman dee pelatihan meditasi TNH. setiap saya temukan TNH entah bukunya orang nyebut tentangnya atau apa saja termasuk info meditasi di HK rasanya selalu mendatangkan hal yang baru dan menyentakkan saya. semula saya kira TNH adalah aktivis yang lebih bergerak di ranah sosial (politik) dengan berlandaskan pada spiritualitas sperti halnya sulak sivaraksa di thailand, pandangan spti ini memang amat saya butuhkan untuk para aktivis dan memberi wajah sosial Buddhism, tapi ini buyar setelah dalam suatu kesempatan saya memperoleh komentar dari rekan saya di STT pak pendeta Martin Lukito bahwa THN lebih spiritualis keimbang Sulak. barulah saya melihat dimensi spiritual dati TNH yang semakin dalam; hukum hidup ketergantungan yang memang menjelaskan fenomena manusia secara filosofis yang semula saya alihkan untuk melihat fenomena ketergantungan secara sosial politik khususnya dengan memadukan teori ketergantungan Johan Galtung untuk melihat pemiskinan negara dunia ketiga oleh negara kaya, saya belokkan kembali menjadi sungguh spiritual dalam arti kelana suffering manusia. hari ini saya temukan setiap hari ritual kesadaran dari dee. saya masih menikmati istilah ini diantara bacaan saya belakangan ini tentang kesadaran, dan membaca lebih dalam tentang ritual keagamaan itu sendiri. masih dalam proses ketegangan namun rasanya asyik. istilah dee tidak membangkitkan tapi seperti embun yang menetes diatas kap mobil saya yang setiap pagi saya cicipi (bila embun itu memang datang,diantara gersangnya lingkungan yang sampai embun saja sulit kita temui) kalimat dee membawa ke masa kanak saya dimana embun itu berhamparan di depan rumah! saya nikamti, entah apakah terus dihari-hari depan. thks. Jo P</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: taruna</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-586</link>
		<dc:creator>taruna</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jun 2007 06:37:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-586</guid>
		<description>Hi Dee,&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Salam kenal. Aku penggemar karya tulis kamu. Love your wording and how you describe the situation. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Emosi ku bergetar membaca pengalaman kamu waktu retret. Membawa kebahagian tersendiri bagiku, bahagia karena kamu mendapatkan kesempatan untuk mereasakannya, bahagia karena seorang Dee bisa dengan baik menyerap dan membagikan pengalaman selama berada disana. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Boleh aku tahu e-mail kamu? &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Thanks dan salam,&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Taruna Widjaja&lt;br/&gt;e-mail: taruna@karaniya.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Dee,</p>
<p>Salam kenal. Aku penggemar karya tulis kamu. Love your wording and how you describe the situation. </p>
<p>Emosi ku bergetar membaca pengalaman kamu waktu retret. Membawa kebahagian tersendiri bagiku, bahagia karena kamu mendapatkan kesempatan untuk mereasakannya, bahagia karena seorang Dee bisa dengan baik menyerap dan membagikan pengalaman selama berada disana. </p>
<p>Boleh aku tahu e-mail kamu? </p>
<p>Thanks dan salam,</p>
<p>Taruna Widjaja<br />e-mail: <a href="mailto:taruna@karaniya.com">taruna@karaniya.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yenny Lesly</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-585</link>
		<dc:creator>Yenny Lesly</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 06:13:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-585</guid>
		<description>Mbak Dee, aku perlu bantuan masalah endorsement buku aku. Ke mana , aku bisa kirim email ya? Makasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Dee, aku perlu bantuan masalah endorsement buku aku. Ke mana , aku bisa kirim email ya? Makasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tanty</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-583</link>
		<dc:creator>Tanty</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2007 06:30:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-583</guid>
		<description>Hai mba Dee! We&#039;ve met couples of time but i don&#039;t get the chance to talk to you directly, though I&#039;d love to do so sometimes :)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengalaman Mba Dee membuat saya teringat pada saat saya menjalani Atthasila di Gunung Geulis. Pengalaman pertama tersebut sangat berbekas dan berharga. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengalaman pertama saya dilarang untuk berbicara hingga berhari-hari sehingga terkadang harus memakai bahasa Tarzan untuk menjelaskan maksud saya. Pengalaman pertama bermeditasi lebih dari setengah jam dalam sehari. Pengalaman pertama tidur tanpa lampu tidur dan tidak merasa ketakutan. Pengalaman pertama membaca sutra di subuh tanpa menggunakan alas kaki di udara pegunungan yang sejuk luar biasa. Pengalaman menyalin sutra. Dan banyak pengalaman pertama lainnya yang tidak akan terlupakan. I&#039;d love to repeat the same daily routines.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ternyata dengan segala keterbatasan di tempat tersebut, hidup menjadi sangat terasa. Setiap saat yang harus dijalankan dengan kesadaran hingga ke hal paling sederhana seperti kaki apa yang sedang saya langkahkan, membuat saya sepenuhnya sadar apa yang sedang terjadi di lingkungan terlebih lagi dalam pikiran. Berapa kali pikiran buruk timbul pun dapat terdeteksi. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun lepas dari sana, pikiran ini mulai kembali lepas kendali, dan ini murni kesalahan saya yang tidak melatihnya dengan rutin lagi. Semoga saja saya masih dapat menjalani latihan-latihan tersebut lain waktu. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mba Dee, Happy Vesakh ya, walaupun sudah agak telat, tapi as they say better late than never, he...he.... (self-defense mechanism :p)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hai mba Dee! We&#8217;ve met couples of time but i don&#8217;t get the chance to talk to you directly, though I&#8217;d love to do so sometimes <img src='http://www.dewilestari.com/b/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pengalaman Mba Dee membuat saya teringat pada saat saya menjalani Atthasila di Gunung Geulis. Pengalaman pertama tersebut sangat berbekas dan berharga. </p>
<p>Pengalaman pertama saya dilarang untuk berbicara hingga berhari-hari sehingga terkadang harus memakai bahasa Tarzan untuk menjelaskan maksud saya. Pengalaman pertama bermeditasi lebih dari setengah jam dalam sehari. Pengalaman pertama tidur tanpa lampu tidur dan tidak merasa ketakutan. Pengalaman pertama membaca sutra di subuh tanpa menggunakan alas kaki di udara pegunungan yang sejuk luar biasa. Pengalaman menyalin sutra. Dan banyak pengalaman pertama lainnya yang tidak akan terlupakan. I&#8217;d love to repeat the same daily routines.</p>
<p>Ternyata dengan segala keterbatasan di tempat tersebut, hidup menjadi sangat terasa. Setiap saat yang harus dijalankan dengan kesadaran hingga ke hal paling sederhana seperti kaki apa yang sedang saya langkahkan, membuat saya sepenuhnya sadar apa yang sedang terjadi di lingkungan terlebih lagi dalam pikiran. Berapa kali pikiran buruk timbul pun dapat terdeteksi. </p>
<p>Namun lepas dari sana, pikiran ini mulai kembali lepas kendali, dan ini murni kesalahan saya yang tidak melatihnya dengan rutin lagi. Semoga saja saya masih dapat menjalani latihan-latihan tersebut lain waktu. </p>
<p>Mba Dee, Happy Vesakh ya, walaupun sudah agak telat, tapi as they say better late than never, he&#8230;he&#8230;. (self-defense mechanism :p)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: szpilman</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2007/05/28/52/comment-page-1/#comment-582</link>
		<dc:creator>szpilman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 05:52:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/?p=52#comment-582</guid>
		<description>Terima Kasih Banyak &lt;br/&gt;buat info e-mail nya yah Ito :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima Kasih Banyak <br />buat info e-mail nya yah Ito <img src='http://www.dewilestari.com/b/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

