<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: </title>
	<atom:link href="http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/</link>
	<description>an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2009 02:21:35 -0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Andy</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2263</link>
		<dc:creator>Andy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 15:40:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2263</guid>
		<description>Silahkan download film Meat The Truth London 2008 disini:

http://untukbumi.co.cc/download/
(ukuran file semua 490 MB, tiap part 100MB)

Harap untuk tujuan edukasi saja jangan di perjual belikan..
Terima Kasih...

PERHATIAN!!!
Disarankan menggunakan &quot;Download Manager&quot; sehingga klo tiba2 internet putus bisa sambung lagi gak usa ulang dari awal..

1. Download mulai dari part 1 yang bereksternsi .ex 
2. (setelah download part 1, ubah part satu dari &quot;Meat The Truth.part1.ex&quot; menjadi ekstensi &quot;Meat The Truth.part1.exE&quot;)
3. download semua sampai &quot;Meat The Truth.part5.rar&quot; letakkan dalam satu folder 
4. setelah semua selesai di download tinggal jalankan file exenya (&quot;Meat The Truth.part1.exe&quot;) aja...
nanti otomatis menjadi 1 file berekstensi Meat The Truth.avi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silahkan download film Meat The Truth London 2008 disini:</p>
<p><a href="http://untukbumi.co.cc/download/" rel="nofollow">http://untukbumi.co.cc/download/</a><br />
(ukuran file semua 490 MB, tiap part 100MB)</p>
<p>Harap untuk tujuan edukasi saja jangan di perjual belikan..<br />
Terima Kasih&#8230;</p>
<p>PERHATIAN!!!<br />
Disarankan menggunakan &#8220;Download Manager&#8221; sehingga klo tiba2 internet putus bisa sambung lagi gak usa ulang dari awal..</p>
<p>1. Download mulai dari part 1 yang bereksternsi .ex<br />
2. (setelah download part 1, ubah part satu dari &#8220;Meat The Truth.part1.ex&#8221; menjadi ekstensi &#8220;Meat The Truth.part1.exE&#8221;)<br />
3. download semua sampai &#8220;Meat The Truth.part5.rar&#8221; letakkan dalam satu folder<br />
4. setelah semua selesai di download tinggal jalankan file exenya (&#8221;Meat The Truth.part1.exe&#8221;) aja&#8230;<br />
nanti otomatis menjadi 1 file berekstensi Meat The Truth.avi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: azhari</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2127</link>
		<dc:creator>azhari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 21:50:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2127</guid>
		<description>himbauan vegetarian, boleh juga tuh,,badan ku kayaknya mmm bisa tambah kerempeng.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>himbauan vegetarian, boleh juga tuh,,badan ku kayaknya mmm bisa tambah kerempeng.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teddy Delano</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2111</link>
		<dc:creator>Teddy Delano</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 19:22:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2111</guid>
		<description>Buddha Gotama seringkali menghadapi masalah vegetarianism ini. Yang pertama adalah dari Devadatta, saudara sepupu Sang Buddha yang terkenal ambisius dan jahat. Devadatta mencoba mengadu domba Sangha dengan mengajukan lima aturan kebhikkhuan kepada Sang Buddha agar diterapkan oleh Sangha, yakni bhikkhu hanya hidup dari dana yang diterima, tidak boleh memakan ikan atau daging, selamanya harus hidup di hutan, mengenakan jubah dari bekas mayat atau sampah, dan hidup di bawah pohon. Lima aturan ini menyulitkan Sang Buddha untuk memutuskannya, Devadatta yakin jika Sang Buddha menolak permintaannya, maka akan banyak bhikkhu yang mendukungnya serta menyatakan bahwa Sang Buddha tidak welas asih (menolak vegetarian) dan senang hidup dalam kemewahan. Sedangkan apabila Sang Buddha menerimanya, maka berarti Sang Buddha menerapkan pola menyiksa diri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menanggapi hal ini, Sang Buddha dengan penuh kebijaksanaan menyatakan bahwa bhikkhu yang menyenangi vegetarianism boleh melakukannya. Beliau tidak secara tegas menyatakan menolak atau menerima hal tersebut sebagai suatu keharusan. Berdasarkan keputusan Sang Buddha ini, sangat jelas bahwa vegetarianism sebenarnya bukan bagian resmi dalam Dharma Vinaya. Vegetarianism bukanlah pasport mencapai kesucian dan kebebasan sejati (Nibbana). Dengan kata lain, apakah vegetarianism dilaksanakan atau tidak, seseorang tetap mempunyai kesempatan dan kemampuan untuk mencapai kesucian dan Nibbana.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain masalah Devadatta, Sang Buddha pun pernah menghadapi masalah tentang vegetarianism dengan Nigantha Nathaputta, yang dikenal sebagai Mahavira, pemimpin Jainism. Ia seringkali mencemooh Sang Buddha dengan berkata, &quot;Pertapa Gotama makan daging yang disiapkan bagiNya dengan mata kepalaNya sendiri.&quot; Cemoohan ini kemudian disanpaikan oleh kaum Brethen kepada Sang Buddha. Mendengar ini Sang Buddha menjawab, &quot;Ini bukan pertama kalinya, Brethen, bahwa Nathaputta mencemooh aku karena Aku makan daging yang disediakan bagiKu, dia melakukannya seperti pada masa lampau.&quot;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian Beliau menceritakan tentang suatu kehidupan yang lalu (Telovada Jataka) dimana Sang Buddha dilahirkan sebagai seorang Brahmana, Brahmadatta menjadi Raja Benare, dan Nathaputta sebagi orang kaya. Suatu waktu Brahmana turun dari Himalaya dan pergi ke kota untuk meminta dana makanan, orang kaya ini berniat untuk mengganggunya. Ia membawa Brahmana ke rumahnya, mempersilakan duduk, dan menyajikan ikan, dan berkata, &quot;Makanan ini disediakan untukmu dengan membunuh makhluk hidup. Ini bukan kesalahanku tetapi kesalahanmu.&quot;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menjawab hal ini Bodhisatva berkata, &quot;Pembunuhan yang kejam, dimasak, dan disediakan untuk dimakan. Dia menjadi kotor oleh dosa dengan memakan daging.&quot; &quot;Pembunuhan ini dilakukan untuk menghidupi anak dan istri. Namun, jika dimakan dengan hati yang suci, tidak ada dosa yang diperbuat.&quot; Jadi, dapat dikatakan bahwa membunuh merupakan suatu kesalahan tetapi bukan kesalahan yang memakan daging. Para bhikkhu diizinkan untuk makan makanan apapun sepanjang apa yang dilakukannya tanpa disertai kesenangan atau nafsu. Sang Buddha tidak mempunyai hak untuk mencegah siapa saja untuk melakukan pembunuhan, seseorang dapat melakukan apa saja dan bertanggung jawab terhadap akibat dari perbuatannya itu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang Buddha bersabda, &quot;Aku memiliki cinta kasih kepada makhluk-makhluk tanpa kaki, kepada yang berkaki dua pun Aku memiliki cinta kasih. Aku memiliki cinta kasih kepada makhluk-makhluk berkaki empat, kepada yang berkaki banyak pun Aku memiliki cinta kasih.&quot; (Anguttara Nikaya, II,72).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&quot;Bila seseorang memiliki pikiran cinta kasih, ia merasa kasihan kepada semua makhluk di dunia, yang ada di atas, di bawah, dan di sekelilingnya, tak terbatas di mana pun.&quot; (Jataka, 37).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dikutip dari:&lt;br/&gt;1. Issues of Vegetarianism: &#039;Are You Herbivore or Carnivore?&#039; oleh Jan Sanjivaputta&lt;br/&gt;2. Tiga Guru-Satu Ajaran oleh Sutradharma Tj. Sudarman, MBA &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Regards&lt;br/&gt;Teddy Delano&lt;br/&gt;Salatiga</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Buddha Gotama seringkali menghadapi masalah vegetarianism ini. Yang pertama adalah dari Devadatta, saudara sepupu Sang Buddha yang terkenal ambisius dan jahat. Devadatta mencoba mengadu domba Sangha dengan mengajukan lima aturan kebhikkhuan kepada Sang Buddha agar diterapkan oleh Sangha, yakni bhikkhu hanya hidup dari dana yang diterima, tidak boleh memakan ikan atau daging, selamanya harus hidup di hutan, mengenakan jubah dari bekas mayat atau sampah, dan hidup di bawah pohon. Lima aturan ini menyulitkan Sang Buddha untuk memutuskannya, Devadatta yakin jika Sang Buddha menolak permintaannya, maka akan banyak bhikkhu yang mendukungnya serta menyatakan bahwa Sang Buddha tidak welas asih (menolak vegetarian) dan senang hidup dalam kemewahan. Sedangkan apabila Sang Buddha menerimanya, maka berarti Sang Buddha menerapkan pola menyiksa diri.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Sang Buddha dengan penuh kebijaksanaan menyatakan bahwa bhikkhu yang menyenangi vegetarianism boleh melakukannya. Beliau tidak secara tegas menyatakan menolak atau menerima hal tersebut sebagai suatu keharusan. Berdasarkan keputusan Sang Buddha ini, sangat jelas bahwa vegetarianism sebenarnya bukan bagian resmi dalam Dharma Vinaya. Vegetarianism bukanlah pasport mencapai kesucian dan kebebasan sejati (Nibbana). Dengan kata lain, apakah vegetarianism dilaksanakan atau tidak, seseorang tetap mempunyai kesempatan dan kemampuan untuk mencapai kesucian dan Nibbana.</p>
<p>Selain masalah Devadatta, Sang Buddha pun pernah menghadapi masalah tentang vegetarianism dengan Nigantha Nathaputta, yang dikenal sebagai Mahavira, pemimpin Jainism. Ia seringkali mencemooh Sang Buddha dengan berkata, &#8220;Pertapa Gotama makan daging yang disiapkan bagiNya dengan mata kepalaNya sendiri.&#8221; Cemoohan ini kemudian disanpaikan oleh kaum Brethen kepada Sang Buddha. Mendengar ini Sang Buddha menjawab, &#8220;Ini bukan pertama kalinya, Brethen, bahwa Nathaputta mencemooh aku karena Aku makan daging yang disediakan bagiKu, dia melakukannya seperti pada masa lampau.&#8221;</p>
<p>Kemudian Beliau menceritakan tentang suatu kehidupan yang lalu (Telovada Jataka) dimana Sang Buddha dilahirkan sebagai seorang Brahmana, Brahmadatta menjadi Raja Benare, dan Nathaputta sebagi orang kaya. Suatu waktu Brahmana turun dari Himalaya dan pergi ke kota untuk meminta dana makanan, orang kaya ini berniat untuk mengganggunya. Ia membawa Brahmana ke rumahnya, mempersilakan duduk, dan menyajikan ikan, dan berkata, &#8220;Makanan ini disediakan untukmu dengan membunuh makhluk hidup. Ini bukan kesalahanku tetapi kesalahanmu.&#8221;</p>
<p>Menjawab hal ini Bodhisatva berkata, &#8220;Pembunuhan yang kejam, dimasak, dan disediakan untuk dimakan. Dia menjadi kotor oleh dosa dengan memakan daging.&#8221; &#8220;Pembunuhan ini dilakukan untuk menghidupi anak dan istri. Namun, jika dimakan dengan hati yang suci, tidak ada dosa yang diperbuat.&#8221; Jadi, dapat dikatakan bahwa membunuh merupakan suatu kesalahan tetapi bukan kesalahan yang memakan daging. Para bhikkhu diizinkan untuk makan makanan apapun sepanjang apa yang dilakukannya tanpa disertai kesenangan atau nafsu. Sang Buddha tidak mempunyai hak untuk mencegah siapa saja untuk melakukan pembunuhan, seseorang dapat melakukan apa saja dan bertanggung jawab terhadap akibat dari perbuatannya itu.</p>
<p>Sang Buddha bersabda, &#8220;Aku memiliki cinta kasih kepada makhluk-makhluk tanpa kaki, kepada yang berkaki dua pun Aku memiliki cinta kasih. Aku memiliki cinta kasih kepada makhluk-makhluk berkaki empat, kepada yang berkaki banyak pun Aku memiliki cinta kasih.&#8221; (Anguttara Nikaya, II,72).</p>
<p>&#8220;Bila seseorang memiliki pikiran cinta kasih, ia merasa kasihan kepada semua makhluk di dunia, yang ada di atas, di bawah, dan di sekelilingnya, tak terbatas di mana pun.&#8221; (Jataka, 37).</p>
<p>Dikutip dari:<br />1. Issues of Vegetarianism: &#8216;Are You Herbivore or Carnivore?&#8217; oleh Jan Sanjivaputta<br />2. Tiga Guru-Satu Ajaran oleh Sutradharma Tj. Sudarman, MBA </p>
<p>Regards<br />Teddy Delano<br />Salatiga</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anoa</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2057</link>
		<dc:creator>anoa</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 10:14:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2057</guid>
		<description>gw rasa sih untuk menyelamatkan bumi kita bukan sekedar jadi vegetarian?!&lt;br/&gt;mbakyu cindi selain jadi vegetarian, sudah melakukan apa saja tuh?&lt;br/&gt;mestine yo dibarengi karo mlaku po numpak pit, ojo numpak sedan mewah.&lt;br/&gt;yo kui mung salah sijie thok, mekoten mbakyu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw rasa sih untuk menyelamatkan bumi kita bukan sekedar jadi vegetarian?!<br />mbakyu cindi selain jadi vegetarian, sudah melakukan apa saja tuh?<br />mestine yo dibarengi karo mlaku po numpak pit, ojo numpak sedan mewah.<br />yo kui mung salah sijie thok, mekoten mbakyu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2043</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 17:55:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2043</guid>
		<description>untuk @ kenapa mesti repot vege?&lt;br/&gt;pertama saya ingin Anda sendiri mencari tau fakta-fakta yang telah didengungkan di media global.&lt;br/&gt;coba masuk ke you tube ketik global warming vegetarian. CNN, ABC News, BBC News, meliput khusus seruan global urgensi perubahan pola makan. salah satunya, wawancara dengan David Kuchinich, mantan kandidat presiden Amrik dari partai Demokrat, kemudian ulasan detil dari ABC News tentang kaitan konsumsi daging dengan kontribusi gas rumah kaca. Himbauan less meat juga sudah diserukan oleh presiden Taiwan, Ma Ying Jeou dan dalam forum G8 dengan seruan: Less Beef (Japan Times online, 28 Mei 2008)Bahkan Pimpinan UN Climate Agency, Yvo de Boer dalam pertemuan para pemimpin UN Climate di Jerman (BBC News, 3 Juni 2008) dengan tegas menyerukan: &quot;Solusi terbaik bagi kita semua adalah bervegetarian&quot; Pada saat yang sama, Ketua otoritas ketahanan pangan eropa menyampaikan,&quot; Vegetarian solusi yang tepat secara moral dan etika&quot; jika tidak kita akan terus memberi makan kepada ternak sementara sejumlah manusia mati kelaparan.&lt;br/&gt;Agama? Jika vegetarian diidentikkan dengan agama tertentu, baiklah kita melihat kenyataan. Tidak semua penganut Hindu maupun Buddha bervegetarian. Juga tidak semua agama Kristen maupun Islam tidak bervegetarian. Di Iran total komunitas yang bervegetarian kini berjumlah 1500 orang. Patut dicermati: tidak ada satu agama pun yang mengharamkan vegetarian. Vegetarian berada dalam ruang pilih yang tak bersekat karena pilihan tidak makan daging dapat diuji dari aspek mana saja: aspek kesehatan, aspek lingkungan, aspek etika, tidak ada yang timpang dalam semua hasil uji. bukalah lembaran-lembaran fakta, tidak makan daging ternyata memberi sumbangsih: sehat raga, kuat budi, dan waras untuk bumi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;salam,&lt;br/&gt;Chindy Tan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk @ kenapa mesti repot vege?<br />pertama saya ingin Anda sendiri mencari tau fakta-fakta yang telah didengungkan di media global.<br />coba masuk ke you tube ketik global warming vegetarian. CNN, ABC News, BBC News, meliput khusus seruan global urgensi perubahan pola makan. salah satunya, wawancara dengan David Kuchinich, mantan kandidat presiden Amrik dari partai Demokrat, kemudian ulasan detil dari ABC News tentang kaitan konsumsi daging dengan kontribusi gas rumah kaca. Himbauan less meat juga sudah diserukan oleh presiden Taiwan, Ma Ying Jeou dan dalam forum G8 dengan seruan: Less Beef (Japan Times online, 28 Mei 2008)Bahkan Pimpinan UN Climate Agency, Yvo de Boer dalam pertemuan para pemimpin UN Climate di Jerman (BBC News, 3 Juni 2008) dengan tegas menyerukan: &#8220;Solusi terbaik bagi kita semua adalah bervegetarian&#8221; Pada saat yang sama, Ketua otoritas ketahanan pangan eropa menyampaikan,&#8221; Vegetarian solusi yang tepat secara moral dan etika&#8221; jika tidak kita akan terus memberi makan kepada ternak sementara sejumlah manusia mati kelaparan.<br />Agama? Jika vegetarian diidentikkan dengan agama tertentu, baiklah kita melihat kenyataan. Tidak semua penganut Hindu maupun Buddha bervegetarian. Juga tidak semua agama Kristen maupun Islam tidak bervegetarian. Di Iran total komunitas yang bervegetarian kini berjumlah 1500 orang. Patut dicermati: tidak ada satu agama pun yang mengharamkan vegetarian. Vegetarian berada dalam ruang pilih yang tak bersekat karena pilihan tidak makan daging dapat diuji dari aspek mana saja: aspek kesehatan, aspek lingkungan, aspek etika, tidak ada yang timpang dalam semua hasil uji. bukalah lembaran-lembaran fakta, tidak makan daging ternyata memberi sumbangsih: sehat raga, kuat budi, dan waras untuk bumi.</p>
<p>salam,<br />Chindy Tan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2039</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 14:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2039</guid>
		<description>mbak dee, melu MELILEA we ra wis?! podho seko organik&#039;e</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbak dee, melu MELILEA we ra wis?! podho seko organik&#8217;e</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anonymous</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2037</link>
		<dc:creator>Anonymous</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 13:51:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2037</guid>
		<description>vegetarian?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;ini pure untuk global warming dan kesehatan atau sebagai upaya menjalankan ajaran agama yang dianut sekarang?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;di agama yang saya anut sih, engga ada masalah untuk memakan daging selama halal.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;jadi kenapa mesti repot menjadi vegetarian?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>vegetarian?</p>
<p>ini pure untuk global warming dan kesehatan atau sebagai upaya menjalankan ajaran agama yang dianut sekarang?</p>
<p>di agama yang saya anut sih, engga ada masalah untuk memakan daging selama halal.</p>
<p>jadi kenapa mesti repot menjadi vegetarian?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rizal</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-2017</link>
		<dc:creator>rizal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2008 10:41:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-2017</guid>
		<description>susah gak sih jadi vegetarian ? apa gak tersiksa melihat rendang padang yang yummy dan fried chicken yang kriuk-kriuk hmmm ;p, juga sate ayam/dan kambing yg bikin ngiler...apalagi kalo melihat soto betawi dengan kuah santan yang yummy..hehehe...menurut gue sih kita hidup seimbang aja, makan daging/ikan/telor diselingi dengan makan sayur dan buah yg cukup dan olahraga teratur pastilah penyakit akan menjauh juga. Masalah global warming kan kebanyakan dari polusi udara akibat banyaknya pabrik dan kendaraan bermotor juga sampah2 plastik dan kaleng serta pembabatan hutan secara besar2an. Kalo semua orang jadi vegetarian, kasian kambing, ayam, bebek serta sapi dan ikan dong....gak ada yg ngejar2 lagi...hahahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>susah gak sih jadi vegetarian ? apa gak tersiksa melihat rendang padang yang yummy dan fried chicken yang kriuk-kriuk hmmm ;p, juga sate ayam/dan kambing yg bikin ngiler&#8230;apalagi kalo melihat soto betawi dengan kuah santan yang yummy..hehehe&#8230;menurut gue sih kita hidup seimbang aja, makan daging/ikan/telor diselingi dengan makan sayur dan buah yg cukup dan olahraga teratur pastilah penyakit akan menjauh juga. Masalah global warming kan kebanyakan dari polusi udara akibat banyaknya pabrik dan kendaraan bermotor juga sampah2 plastik dan kaleng serta pembabatan hutan secara besar2an. Kalo semua orang jadi vegetarian, kasian kambing, ayam, bebek serta sapi dan ikan dong&#8230;.gak ada yg ngejar2 lagi&#8230;hahahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rhiez</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-1991</link>
		<dc:creator>rhiez</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 02:23:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-1991</guid>
		<description>dee, katanya penyebab global warming karena ada planet lain bernama nibiru yg akan bersinggungan dgn bumi ya ? jadi efek panasnya dah mulai terasa skrg. gue sring lihat di youtube tuh..bener gak sih...pencerahannya dong  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dee, katanya penyebab global warming karena ada planet lain bernama nibiru yg akan bersinggungan dgn bumi ya ? jadi efek panasnya dah mulai terasa skrg. gue sring lihat di youtube tuh..bener gak sih&#8230;pencerahannya dong  <img src='http://www.dewilestari.com/b/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: woro pratiwi</title>
		<link>http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/comment-page-1/#comment-1952</link>
		<dc:creator>woro pratiwi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 15:28:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dewilestari.com/b/2008/05/16/78/#comment-1952</guid>
		<description>mba dee, mau tanya, apakah mba dee masih menggunakan mobil berbahan bakar premium? apakah dirumah menggunakan AC? pemakai mesin cuci? pengguna dispenser dan mesin pompa air?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;minggu kemarin aku mampir ke jakarta. waktu aku liat sekitar saat masih dalam kereta, dari kejauhan aku liat banyak apartemen, berhubung aku anak kampung, so aku masih terkagum-kagum ada bangunan setinggi itu (heheh.. norak! dan berhayal bisa ketemu dee!wew!)walau ini bukan pertama kalinya aku ke jakarta. dari kejauhan aku lihat, di sela antar jendela ko banyak kotak-kotak kecil yah? aku belum ngeh waktu itu, sampai aku tersadar bahwa kotak-kotak kecil itu adalah AC!&lt;br/&gt;wex! sebanyak itukah??&lt;br/&gt;(aku berpikir cepat)ok, iyah, emang sih, memang mau pake apa? kan didalam sana panas bangetz kalo ga ada AC?&lt;br/&gt;tapi kok..??&lt;br/&gt;lum lagi saat banyak mobil lalu lalang berkaca riben, aku siy yakin bangetz didalam sana pasti pake AC juga..(aku cuma berkacamata riben, mengingat dijemput pake motor ajah!)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;aku pikir, hal-hal seperti itu yg bikin bumi kita gak ramah lagi..&lt;br/&gt;kehidupan seperti itu jauh dari keseharian aku, makanya walo sering liat tapi masih ajah asing..&lt;br/&gt;dirumah aku yg bergenre tempoe doeloe gak ada AC, jendela rumah aku banyak, so cahaya dan udara bisa sliwar-sliwer. halaman rumah aku besar, ada 5 pohon mangga besar-besar, 1 pohon kedondong, 2 palm, 2 kelapa, 1 srikaya, 1 jambu, 1 pace, 1 cerme, dan banyak pohon-pohon kecil dan bunga-bungaan. tapi mungkin itungannya masih kurang kalo dibandingkan dengan jumlah penghuninya.&lt;br/&gt;dirumah cuma ada 1 tipi, so lebih ramah dan sebagai upaya toleransi antar keluarga.&lt;br/&gt;pemakaian komputer&amp;internet masih pake jasa rental, acara bersih-bersih harian (nyapu, nyuci, pel) masih tradisional, bahkan untuk nyuci baju paling banyak nyuci seminggu 2 kali (alasan lain karna cape kalo tiap hari mah!), nyetrika seminggu sekali ajah (males juga sih..), punya kendaraan roda 2 (mengingat pekerjaan sekarang sebagai marketing menuntut mobilitas) dan lemari pendingin pun baru 2 tahun terakhir, gak ada dispenser, gak ada mesin pompa air (kalo PDAM ngadat, cukup ngangsu sendiri pake pompa manual)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;alasan terbesar mungkin karna kami gak mampu beli, tapi selain itu manfaatnya adalah kami belajar untuk mandiri dalam arti memilah apa yang memang kita butuhkan selama masih mampu untuk mengerjakannya maka kita kerjakan sendiri walau agak repot memang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;tadi siang aku liat berita di tipi kalo pemerintah juga lagi hemat energi! baguslah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mba dee, mau tanya, apakah mba dee masih menggunakan mobil berbahan bakar premium? apakah dirumah menggunakan AC? pemakai mesin cuci? pengguna dispenser dan mesin pompa air?</p>
<p>minggu kemarin aku mampir ke jakarta. waktu aku liat sekitar saat masih dalam kereta, dari kejauhan aku liat banyak apartemen, berhubung aku anak kampung, so aku masih terkagum-kagum ada bangunan setinggi itu (heheh.. norak! dan berhayal bisa ketemu dee!wew!)walau ini bukan pertama kalinya aku ke jakarta. dari kejauhan aku lihat, di sela antar jendela ko banyak kotak-kotak kecil yah? aku belum ngeh waktu itu, sampai aku tersadar bahwa kotak-kotak kecil itu adalah AC!<br />wex! sebanyak itukah??<br />(aku berpikir cepat)ok, iyah, emang sih, memang mau pake apa? kan didalam sana panas bangetz kalo ga ada AC?<br />tapi kok..??<br />lum lagi saat banyak mobil lalu lalang berkaca riben, aku siy yakin bangetz didalam sana pasti pake AC juga..(aku cuma berkacamata riben, mengingat dijemput pake motor ajah!)</p>
<p>aku pikir, hal-hal seperti itu yg bikin bumi kita gak ramah lagi..<br />kehidupan seperti itu jauh dari keseharian aku, makanya walo sering liat tapi masih ajah asing..<br />dirumah aku yg bergenre tempoe doeloe gak ada AC, jendela rumah aku banyak, so cahaya dan udara bisa sliwar-sliwer. halaman rumah aku besar, ada 5 pohon mangga besar-besar, 1 pohon kedondong, 2 palm, 2 kelapa, 1 srikaya, 1 jambu, 1 pace, 1 cerme, dan banyak pohon-pohon kecil dan bunga-bungaan. tapi mungkin itungannya masih kurang kalo dibandingkan dengan jumlah penghuninya.<br />dirumah cuma ada 1 tipi, so lebih ramah dan sebagai upaya toleransi antar keluarga.<br />pemakaian komputer&amp;internet masih pake jasa rental, acara bersih-bersih harian (nyapu, nyuci, pel) masih tradisional, bahkan untuk nyuci baju paling banyak nyuci seminggu 2 kali (alasan lain karna cape kalo tiap hari mah!), nyetrika seminggu sekali ajah (males juga sih..), punya kendaraan roda 2 (mengingat pekerjaan sekarang sebagai marketing menuntut mobilitas) dan lemari pendingin pun baru 2 tahun terakhir, gak ada dispenser, gak ada mesin pompa air (kalo PDAM ngadat, cukup ngangsu sendiri pake pompa manual)</p>
<p>alasan terbesar mungkin karna kami gak mampu beli, tapi selain itu manfaatnya adalah kami belajar untuk mandiri dalam arti memilah apa yang memang kita butuhkan selama masih mampu untuk mengerjakannya maka kita kerjakan sendiri walau agak repot memang.</p>
<p>tadi siang aku liat berita di tipi kalo pemerintah juga lagi hemat energi! baguslah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
